tugas kelompok pengantar bisnis-franchising

Standard

FRANCHISING

 

Dosen    : Septi Mariani Tis’a Ramadani

Nama kelompok :

v      Anindya Dita K           (20210864)

v      Sentika Wiguna          (26210448)

v      Yolanda Bella C         (28210679)

FRANCHISING

Franchising (pewaralabaan) pada hakekatnya adalah sebuah konsep pemasaran dalam rangka memperluas jaringan usaha secara cepat. Dengan demikian, franchising bukanlah sebuah alternatif melainkan salah satu cara yang sama kuatnya, sama strategsinya dengan cara konvensional dalam mengembangkan usaha. Bahklan sistem franchise dianggap memiliki banyak kelebihan terutama menyangkut pendanaan, SDM dan managemen, keculai kerelaan pemilik merek untuk berbagi dengan pihak lain. Franchising juga dikenal sebagai jalur distribusi yang sangat efektif untuk mendekatkan produk kepada konsumennya melalui tangan-tangan franchisee.

Di Indonesia franchise dikenal sejak era 70an ketika masuknya Shakey Pisa, KFC, Swensen dan Burger King. Perkembangannya terlihat sangat pesat dimulai sekitar 1995. Data Deperindag pada 1997 mencatat sekitar 259 perusahaan penerima waralaba di Indonesia. Setelah itu, usaha franchise mengalami kemerosotan karena terjadi krisis moneter. Para penerima waralaba asing terpaksa menutup usahanya karena nilai rupiah yang terperosok sangat dalam. Hingga 2000, franchise asing masih menunggu untuk masuk ke Indonesia. Hal itu disebabkan kondisi ekonomi dan politik yang belum stabili ditandai dengan perseteruan para elit politik. Barulah pada 2003, usaha franchise di tanah air mengalami perkembangan yang sangat pesat.

Franchise pertama kali dimulai di Amerika oleh Singer Sewing Machine Company, produsen mesin jahit Singer pada 1851. Pola itu kemudian diikuti oleh perusahaan otomotif General Motor Industry yang melakukan penjualan kendaraan bermotor dengan menunjuk distributor franchise pada tahun 1898. Selanjutnya, diikuti pula oleh perusahaan-perusahaan soft drink di Amerika sebagai saluran distribusi di AS dan negara-negara lain. Sedangkan di Inggris waralaba dirintis oleh J Lyons melalui usahanya Wimpy and Golden Egg pada dekade 60an.

Definisi

Masing-masing negara memiliki definisi sendiri tentang waralaba. Amerika melalui International Franchise Association (IFA) mendefinisikan franchise sebagai hubungan kontraktual antara franchisor dengan franchise, dimana franchisor berkewajiban menjaga kepentingan secara kontinyu pada bidang usaha yang dijalankan oleh franchisee misalnya lewat pelatihan, di bawah merek dagang yang sama, format dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor), dimana franchisee menamankan investasi pada usaha tersebut dari sumber dananya sendiri.

Sedangkan menurut British Franchise Association sebagai garansi lisensi kontraktual oleh satu orang (franchisor) ke pihak lain (franchisee) dengan:

  1. Mengijinkan atau meminta franchisee menjalankan usaha dalam periode tertentu pada bisnis yang menggunakan merek yang dimiliki oleh franchisor.
  2. Mengharuskan franchisor untuk melatih kontrol secara kontinyu selama periode perjanjian.

 

  1. Mengharuskan franchisor untuk menyediakan asistensi terhadap franchisee pada subjek bisnis yang dijalankan—di dalam hubungan terhadap organisasi usaha franchisee seperti training terhadap staf, merchandising, manajemen atau yang lainnya.
  2. Meminta kepada franchise secara periodik selama masa kerjasama waralaba untuk membayarkan sejumlah fee franchisee atau royalti untuk produk atau service yang disediakan oleh franchisor kepada franchisee.

Sejumlah pakar juga ikut memberikan definisi terhadap waralaba. Campbell Black dalam bukunya Black’s Law Dict menjelaskan franchise sebagai sebuah lisensi merek dari pemilik yang mengijinkan orang lain untuk menjual produk atau service atas nama merek tersebut.

David J.Kaufmann memberi definisi franchising sebagai sebuah sistem pemasaran dan distribusi yang dijalankan oleh institusi bisnis kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah fee, hak terhadap akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan dibawah asistensi franchisor.

Sedangkan menurut Reitzel, Lyden, Roberts & Severance, franchise definisikan sebagai sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor) seperti merek yang diberikan kepada orang lain (franchisee) untuk menggunakan barang (merek) tersebut pada usahanya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Selain definisi menurut kacamata asing, di Indonesia juga berkembang definisi franchise. Salah satunya seperti yang diberikan oleh LPPM (Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen), yang mengadopsi dari terjemahan kata franchise. IPPM mengartikannya sebagai usaha yang memberikan laba atau keuntungan sangat istimewa sesuai dengan kata tersebut yang berasal dari wara yang berarti istimewa dan laba yang berarti keuntungan.

Sementara itu, menurut PP No.16/1997 waralaba diartikan sebagai perikatan dimana salah satu pihak diberikan hak untuk memanfaatkan dan atau menggunakan hak atas kekayaan intelektual atau penemuan atau ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan persyaratan yang ditetapkan pihak lain tersebut, dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan atau jasa. Definisi inilah yang berlaku baku secara yuridis formal di Indonesia

 

MABASA

Profil
Mabasa singkatan dari makaroni banyak rasa, merupakan brand lokal
yang menyajikan makanan ringan siap saji dengan 8 pilihan sensasi rasa.
Mabasa mulai berdiri dan beroprasi pada pertengan tahun 2009 di Ciamis.
dengan melihat respon serta dukungan yang baik dari konsumen,
kemudian mabasa di resmikan menjadi waralaba pada tanggal 4 januari 2010
dengan membuka kantor pusat di bandung.

Berkat dari respon baik dari konsumen setia kami maka Mabasa membuka
peluang kepada konsumen untuk bisa memiliki dan menikmati hasil usaha
dengan cara menjadi mitra usaha waralaba Mabasa.

Produk kami terhitung paling murah, mudah, praktis dalam penyajian,
dikarnakan kami menyajikan produk yang siap santap yang menjadikan
mata rantai keuntungan dari mitra, pedagang hingga konsumen.

Keuntungan bagi mitra
Tidak mengeluarkan biaya produksi tambahan untuk memasak.

Keuntungan bagi pedagang
Tidak direpotkan untuk memasak dan sangat cepat dalam penyajian

Keuntungan bagi konsumen
Tidak membuang banyak waktu untuk menunggu ketika membeli
Target & Lokasi

Target pasar yang dituju adalah:
semua kalangan baik dari anak sekolah, mahasiswa, orangtua.
Dengan harga jual Rp. 2000,- per bungkus diharapkan bisa menjangkau semua
lapisan masyarakat.

Lokasi penjualan yang dituju adalah:
– Sekolah-sekolah dari mulai taman kanak-kanak hingga kampus
– Mall atau pusat-pusat perbelanjaan
– Perkantoran
– Tempat rekreasi dan tempat-tempat yang ramai.

 

 

Visi dan Misi

Menghadirkan produk makanan tradisional yang dikemas secara inovatif
kepada masyarakatluas dan Membantu pemerintah dalam menciptakan
lapangan pekerjaan serta menyediakan usaha dengan investasi terjangkau
namun menguntungkan.

Info produk

Info kemitraan (outlet & agen)
Mabasa menyajikan makanan ringan siap saji dengan 8 sensasi rasa berbeda.
– BBQ
– Keju
– Pizza
– Balado
– Jagung Manis
– Jagung Bakar
– Ayam Panggang
– Ayam Lada Hitam

Investasi Outlet Type Moving/Gerak (Rp. 3.500.000,-)
– 1 unit Gerobak Moving Alumunium
– 1 set Jingle+Speaker+Accu (batrei)
– 1 stel Rompi
– 1 pcs Toples Ukuran Besar (tempat makaroni)
– 8 pcs Toples Ukuran Sedang (shaker/pengaduk)
– 8 pcs Toples Ukuran Kecil (tempat bumbu)
– 2 pcs Cangkir Takar (1/2 ons)
– 5 kg Makaroni
– 8 rasa Bumbu Penyedap (@ 1/2 ons)
– 100 pcs Bungkus (branding mabasa)

Investasi Outlet Type Stay/Diam (Rp. 3.000.000,-)
– 1 unit Gerobak Stay Alumunium
– 1 stel Rompi
– 1 pcs Toples Ukuran Besar (tempat makaroni)
– 8 pcs Toples Ukuran Sedang (shaker/pengaduk)
– 8 pcs Toples Ukuran Kecil (tempat bumbu)
– 2 pcs Cangkir Takar (1/2 ons)
– 5 kg Makaroni
– 8 rasa Bumbu Penyedap (@ 1/2 ons)
– 100 pcs Bungkus (branding mabasa)

Ilutrasi Keuntungan
1 kg Makaroni ……………..Rp. 21.000,-
Bungkus 20 …………………Rp. 3.000,-
Bumbu (1/2 ons) ………….Rp. 3.000,-
________________________________+
Jumlah modal/kg ………….Rp. 27.000,-
Omset /kg …………………..Rp. 40.000,- (Rp. 2000 / 20 bungkus)
________________________________-
laba kotor …………………..Rp. 13.000,-
Pedagang …………………..Rp. 5.000,- (Rp. 250 / 20 bungkus)
________________________________-
Laba bersih ……………….Rp. 8.000,- (/ kg)

Ilustrasi R.O.I dengan asumsi 10kg Makaroni / hari
Outlet Moving / Gerak

10 kg x Rp. 8.000,- = Rp. 80.000,- (/ hari) x 45 hari dagang = Rp. 3.600.000,-

Outlet Stay / Diam
10 kg x Rp. 8.000,- = Rp. 80.000,- (/hari) x 38 hari dagang = Rp. 3.040.000,-

Investasi Agen untuk luar kota Bandung (Rp. 10.000.000,-)
– 1 unit Gerobak Moving Alumunium + Blue Print Desain Grobak
– 1 set Jingle+Speaker+Accu (batrei)
– 1 stel Rompi
– 1 pcs Toples Ukuran Besar (tempat makaroni)
– 8 pcs Toples Ukuran Sedang (shaker/pengaduk)
– 8 pcs Toples Ukuran Kecil (tempat bumbu)
– 1 pcs Cangkir Takar (1/2 ons)
– 5 kg Makaroni
– 8 rasa Bumbu Penyedap (@ 1/2 ons)
– 100 pcs Bungkus (branding mabasa)
– 1 rim Brosur kemitraan Mabasa

Keuntungan lain
– Mendapatkan hak keuntungan 20% dari pembuatan gerobak
dari setiap pembuka outlet
– Mendapatkan potongan harga untuk setiap pembelian bahan dan barang

Hak dan Kewajiban Agen
– Menguasai wilayah atau lokasi kota tersebut
– Memiliki kemampuan manajerial dan dana investasi yang cukup
– Membina dan Bertanggung jawab secara penuh terhadap outlet binaan-nya
– Mengikuti dan menjalankan segala prosedur yang di tetapkan.

Kantor Pusat & Agen Bandung
Jl. Situ Lembang Baru No. 9
Cijagra – Buahbatu – Bandung
022 609 609 09 (Ian Mc.Rooney)

Agen Tasikmalaya
Jl. Raya Cikoneng – Ciamis
081 222 848 848 (Asep Nugraha)

Agen Ciamis
Jl. Ariya Janggala No. 10
Perum Griya Galuh Asri – Baregbeg – Ciamis
081 323 953 059 (Yosef F. Ridwan)

Agen Sumedang
Jl. Pangeran Sugih No. 56 – Sumedang
0261 206 045 (Hedi Purnama)
081 220 151 687 (omi)

Kami membuka peluang untuk menjadi agen di kota-kota yang belum tercatat.
Untuk bergabung menjadi mitra waralaba mabasa silahkan hubungi agen kami

 

KATA PENGANTAR

Tanpa rahmat Allah penulisan paper ini tidak akan bisa terselesaikan. Karna itu, puji dan syukur selalu kami panjatkan kehadirat allah atas curahan rahmatNya yang berlipat ganda kepada kami.

Hidup di dunia ini tak lepas dari kebutuhan. Kebutuhan itu dalam material harus di damping dengan kata “money”. Dimana harus berusaha mencari money tersebut untuk memenuhi kebutuhannya. Banyak cara unuk mencari “money” tersebut, yang pasti harus halal.

Dan salah satunya adalah dengan berbisnis. Dalam berbisnis ada istilah Finchising yaitu sebuah konsep pemasaran dalam rangka memperluas jaringan usaha secara cepat. Dalam paper ini telah kami jelaskan lebih jelas tentang franchising dan info dari salah satu contoh frincising yaitu MABASA.

Dengan demikian kami berharap semoga anda yang membaca paper ini akan tertarik untuk berbisnis dengan konsep franchising.

 

Pendahuluan

Franchising (pewaralabaan) pada hakekatnya adalah sebuah konsep pemasaran dalam rangka memperluas jaringan usaha secara cepat. Dengan demikian, franchising bukanlah sebuah alternatif melainkan salah satu cara yang sama kuatnya, sama strategsinya dengan cara konvensional dalam mengembangkan usaha. Bahklan sistem franchise dianggap memiliki banyak kelebihan terutama menyangkut pendanaan, SDM dan managemen, keculai kerelaan pemilik merek untuk berbagi dengan pihak lain. Franchising juga dikenal sebagai jalur distribusi yang sangat efektif untuk mendekatkan produk kepada konsumennya melalui tangan-tangan franchisee.

 

 

Kesimpulan

Jadi, jika kita sudah mengenal istilah Franchising (pewaralabaan) kita dapat membangun atau membuat sebuah konsep pemasaran dalam rangka memperluas jaringan usaha secara cepat. Dan franchising itu bukan sebuah alternatif melainkan salah satu cara yang sama kuatnya, sama strategsinya dengan cara konvensional dalam mengembangkan usaha, lalu kita mampu membangun waralaba dengan bekerja sama dengan orang pemasaran walaupun kita tidak harus ada ditempat lapangan pekerjaan .

 

 

refrensi

 

–          www.google.com

 

–          http://www.google.co.id/search?hl=id&client=firefox-a&rls=org.mozilla%3Aen-      US%3Aofficial&channel=s&q=pengertian+franchise&aq=f&aqi=&aql=&oq=&gs_rfai=

 

–          http://www.waralabamabasa.com/

 

–          http://salamfranchise.com/2008/03/03/franchise-di-indonesia-dan-pengertiannya/

 

 

 

Penutup

 

Demikian makalah tentang franchasing yang telah kelompok kami  buat, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s