CINTA 2 DUNIA

Standard

Sore itu aku duduk-duduk di teras rumah.sambil melihat ikan peliharaan ayahku di kolam kecil depan teras.aku masih memikirkan kata-kata vina teman baikku di sekolah “mau sampai kapan kamu menjalin hubungan terlarang kamu dengan lia, ingat san kamu sudah di jodohkan dengan viky!”. ” vina..aku itu masih 21 tahun pernikahanku dengan vicky itu toh masih nanti kalau aku sudah lulus kuliah.masih 2 tahun lagi .aku cinta sama lia,,.aku tidak mencintai viky.”..”bukannya aku memaksa kamu san..tetapi kasihan dengan vicy nantinya.kamu bisa lihat betapa Vicky mencintai kamu…bagaimana nanti kalau saat Vicky semakin mencintai kamu,sedangkan kamu menikah dengan orang lain.tolong pikirkanlah perasaannya Vicky ”.

 

hhuuhh…..Aku menghela napas panjang.rumit nya kisah cintaku…aku hanya ingin bahagia dengan orang yang aku cintai kenapa sesulit ini.bulan depan aku sudah lulus dari SMA dan itu artinya aku akan meninggalkan jakarta.karena ibu dan bapakku ingin aku kuliah di Yogyakarta dan tinggal dirumah bibiku..Di kampus yang sama dengan viky..anak teman bapakku sekaligus teman kecil aku.orang tuaku dan orang tua viky sudah sepakat menjodohkan kami nantinya.awalnya aku setuju saja.tetapi semenjak aku mengenal lia, semua berubah…..

 

“San!! Ada telpon dari viky” teriak ibu dari dalam yang memecahkan semua lamunanku tentang lia,

“iya buu… sebentar”

“Halo San!”terdengar suara viky dari seberang sana

“Hai viky …tumben km menelpon aku”

“Tumben???bukannya memang 2hari sekali aku telpon kamu yaa??”

“oh eh i iya viky..lupa..”jawabku gugup

“Lupa??kamu kenapa sih san?ada masalah ya kok tidak konsen gitu.apa aku ganggu kamu nih”

“oh…gak kok viky sory sory… aq.sedang banyak pikiran nih biasa deg deg an nunggu pengumuman kelulusan”

“ohh.kamu pasti lulus kok percaya deh sama aku…”

“viky sory nih aku ngantuk telponnya besok lagi aja ya… ”

Aku langsung menutup telpon viky, jujur aku merasa sangat bersalah pada viky.dia selalu baik denganku. Tetapi kenapa aku sepeti ini. aku berjalan menuju kamarku ,aku rebahkan tubuhku. aku mulai memejamkan mataku.setelah itu aku hanyut dalam khayalan ku tentang lia,

Esoknya aku menemui lia, aku ceritakan semua padanya.mulai dari perjodohan ku dengan viky dan tentang rencana bapak yang mau nguliahin aku ke luar kota.aku kira lia, akan marah mendengar pernyataan aku tetapi kenapa dia memeluk aku,

“aku tidak perduli kamu ingin menikah dengan siapa nantinya.yang pasti aku bahagia sekali dapat merasakan cinta dari kamu.”aduhhh kenapa lia, malah bicara seperti itu aku jadi semakin merasa bersalah padanya

“kamu kenapa tidak marah denganku dik,aku jadi semakin sedih dengar kamu bicara seperti itu”

“ada suatu hal yang membuat aku tidak sedih, kamu memiliki viky,jadi aku bisa tenang sekarang karena ada yang mencintai kamu dan lebih bisa membahagiakanmu nantinya sayang.karena aku tidak mungkin selamanya di samping kamu”

“sayang…kamu bicara apa sih??”jujur aku merasa ada yang mengganjal dari kata-kata lia, tadi.merasa sedih tidak karuan.perasaan apa ini

“oiya sayang kamu tinggal 1 bulan kan disini.lebih baik kita susun rencana saja yank.pokoknya 1 bulan ini harus kita isi dengan kenangan indah yang tak terlupakan. agar tidak ada yang menyesal nantinya.okey?”

aku menganggukkan kepalaku, lia, tersenyum padaku,senyum yang aku rasa aneh..

1 bulan terakhirku di jakarta aku lewati berdua dengan lia,.jalan-jalan ke mall,piknik ke pantai,puncak,hampir semua tempat wisata di kota kami kunjungi.bahagia banget.aku semakin sayang pada lia,.dan semakin tidak sanggup meninggalkan dia nantinya.Hari terakhir kami lewati di pantai.Sebuah pantai berpasir putih di tengah desa yang tidak banyak orang yang tahu.

 

“sayang”kata lia, …”apa sayy…”jawabku .”apa pesan dan kesan kamu selama 1 bulan ini full sama aku??”

“ya ampunn kaya pelajaran bahasa aja deh kamu pake pesan dan kesan segala”

“hahaha….iya donk mau rekam nih sayang.aku udah bawa alat perekamnya nih”

“ihh ya ampun segitunya…ehmm apa ya…bingung sayang”

“ungkapin apa yang ada di hati kamu.ungkapin semua yang kamu pikirkan tentang aku.siap yaaa”

aku mulai mengungkapkan perasaanku.

“lia, sayang…makasih banget untuk 1 bulan yang indah ini ya.aku tidak akan pernah melupakan kenangan kita ini.aku…sangat sangat mencintai kamu.lebih dari apapun dik.maafin aku gak bisa kasih cinta yang sempurna buat kamu.tapi jujur aku sangat ingin hidup berdua dengan kamu selamanya.maafin aku….”selesai aku bicara aku melihat mata lia, menahan air matanya.ya…Tuhan hancur banget rasanya melihat dia menangis seperti itu.aku merasa menjadi orang paling jahat sekarang.aku memeluk lia, erat. lia, pun membalas pelukan aku.

 

“San..kamu jaga diri baik-baik ya…kamu harus bahagia.dengan atau tanpa aku sayang.meskipun aku tidak ada di samping kamu.tapi aku selalu ada di hati kamu sampai kapanpun bebh ,,”kata-kata lia, di ucapkan dengan sangat lembut bahkan nyaris tidak terdengar.tapi hati aku bisa merasakan kepedihan yang sangat dalam di hati lia,.

Keesokan harinya adalah pesta perpisahan di sekolahku.tapi dari tadi aku tidak melihat sosok lia,.perasaan kawatir pun muncul di hati aku.aku coba menghubungi ponselnya tapi tidak aktif.aku telfon rumahnya adiknya bilang lia, sudah berangkat dari 1 jam yang lalu.astaga dia kemana.kenapa saat terakhir aku disini kamu malah tidak ada dik.kamu dimana??sampai acara selesai lia, tidak juga muncul di sekolah.aku berjalan pelan di koridor sekolahku.terbayang masa-masa aku dengan lia,.tawa,canda,dan bahkan tangis menghiasi cinta terlarang kami.sayang kamu dimana…aku ingin memeluk kamu untuk terakhir kalinya…..sampai di gerbang ibu dan bapak udah nunggu aku,aku harus berangkat ke yogyakarta hari ini juga.aku berjalan sambil sesekali menoleh ke belakang berharap lia, datang menghampiri aku..tapi gak ..ada.aku berjalan.tapi pandangan ku tetap ke arah belakang.perlahan aku semakin jauh mulai berjalan.belum lama kami berjalan seperti ada yang memanggilku.” lia,”seruruku

 

“kamu kenapa San.. lia, siapa??”

“aku mendengar ada yang memanggil aku bu lalu aku menoleh ke belakang tapi tidak ada siapa–siapa di sana.tetapi hatiku yakin ada yang memanggilku dan itu suara lia,.aku tidak mungkin salah.”tidak ada siapa-siapa”kata bapak.

Aku sudah pasrah….mungkin Tuhan belum ijinkan aku bertemu dengan lia, …tapi aku berjanji pada diriku sendiri aku pasti kembali ke sini.

 

2 tahun kemudian……..

aku mengambil cuti kuliah 1 bulan.dan memutuskan untuk pulang ke jakarta.aku kangen dengan ibu,bapak.dan yang pasti aku sangat merindukan lia,.seperti apa dia sekarang….senyumku mengembang membayangkan Wajah lia,.tidak sabar ingin langsung menemuinya.siang itu juga aku pamit sama ibu pergi ke rumah teman.sesampai di rumah vina dia menyambut aku dengan kebawelannya yang khas.

“San!!! Ya ampun kangen banget, kapan sampe sini kok tidak kabar-kabarin aku sihh..jahat banget,masuk dulu yuk”

 

“iya iya tapi abis ini anterin aku ke tempat lia, yaa..”

vina terlihat kaget mendengar ucapan aku.perasaan ku mendadak gak enak.

“kenapa??kok kayaknya kamu kaget banget??”

“kita ceritanya di dalem aja yaaa”

sesampainya di dalam vina menyuruh aku duduk di teras belakang kelihatan sangat serius.mau tidak mau aku jadi semakin tidak tenang

 

“kenapa…?ada apa sebenernya. lia, gak apa-apa kan dia baik-baik saja kan”

“san….maafin aku gak cerita soal ini ke kamu.tolong janji jangan marah”

“iya aku janji…”

vina mulai bercerita

“2 tahun yang lalu saat pesta perpisahan lia, tidak bisa datang ke pesta karena dia ingin membelikan kamu bunga tapi sayangnya dia justru terjebak macet..hapenya mati dan tidak bisa hubungin kamu.saat kamu pulang selang beberapa menit saja lia, dateng dia berlari ngejar kamu.tapi kamu terlanjur jauh. lia, teriakin nama kamu sekencang mungkin bahkan banyak yang lihat kejadian itu.lalu ada beberapa tukang ojek yang mangkal di depan sekolah. lia, minta diantar salah satu tukang ojek di sana untuk mengejar kamu..tapii….”kata-kata vina terhenti.perasaan aku sangat tidak karuan saat itu.”tapi apa…?”

 

“tapi naas lia, di tabrak truk dari arah samping San…..”

“trus lia, gimana dia tidak kenapa-kenapa kan vin.. dia baik-baik saja kan?”

“setelah kejadian itu lia, masih bisa bernafas san.warga disana membawa dia ke RS termasuk aku.aku nungguin dia sampai sadar.ayah dan ibunya tidak ada yang dateng.sekitar 1 jam kemudian dokter keluar.dokter bilang lia, ingin ketemu aku”aku masuk ke kamar UGD.aku lihat nafas lia, udah tersengal san.dia nitip tape recorder ini untuk kamu.dia bilang aku harus jaga kamu.karena dia sudah tidak bisa lagi jaga kamu.setelah dia mengatakan hal itu.Nafasnya berhenti san.. lia, udah gak ada……dia udah tenang di sana….”

 

Aku terdiam…tubuh aku jadi sangat lemas mendengar cerita vina.

“san jangan diem aja kalo mau nangis, nangis aja gak apa-apa”

lia,!!!!!!!!!!kenapa secepat ini vin…aku belum bisa ngebahagiain diaa”aku nangis sejadi-jadi nya.menyesal,dan kecewa kenapa di saat terakhir lia, aku gak ada di sampingnya….andai saja waktu itu aku bisa menunggunya sebentar saja pasti tidak akan seperti ini jadinya.andai saja waktu aku mendengar suaranya aku mau berhenti!

 

Aku menerima rekaman pemberian lia, dari vina setelah itu vina mengantarkan aku sampai depan pintu rumahnya..”.aku masuk ke kamarku.aku rebahkan tubuhku.aku ambil rekaman dari lia,.aku putar perlahan….ternyata itu adalah rekaman suaraku waktu di pantai di hari terakhir aku bertemu dengannya.aku dengarkan sampai selesai.saat kata-kataku di dalam rekaman itu selesai aku meletakkan nya di dada ku.tapi ternyata masih ada suara lagi.ternyata lia, menambahkan isi rekaman itu dengan kata-katanya.

 

lia,:san sayang….mungkin memang kisah cinta kita tidak sesempurna yang kita inginkan.tapi kamu adalah yang tersempurna yang pernah aku miliki.aku mencintai kamu melebihi diriku sendiri.suatu saat nanti kalau kita ketemu mungkin kamu udah mengendong anak kamu dengan viky yang manis-manis dan lucu.dan aku akan memandang kamu dari jauh sayang.aku ikut tersenyum untuk kebahagiannmu.I love You My Prince…

 

Ya..Tuhan..penyesalan yang teramat dalam aku rasakan sekarang…..

lia,,…aku janji aku akan bahagia buat kamu.tenang di sisiNya ya sayang…..I love You My princess…..

3 tahun kemudian aku akhirnya menikah dengan vicky.kami di karuniai 2 anak….dan memutuskan untuk menetap di Yogyakarta.tapi lia,…selamanya kenangan akan dia tidak akan pernah hilang……

Love U princess….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s