Hak Kekayaan Intelektual

Standard

HAK CIPTA

Hak kekayaan adalah kekayaan berupa hak yang mendapat perlindungan hukum, dalam arti orang lain dilarang menggunakan hak itu tanpa izin pemiliknya, sedangkan kata intelektual berkenaan dengan kegiatan intelektual berdasarkan kegiatan daya cipta dan daya pikir dalam bentuk ekspresi, ciptaan, dan penemuan di bidang teknologi dan jasa. Jadi, hak kekayaan intelektual adalah hak yang timbul dari kemampuan berpikir atau olah pikir yang menghasilkan suatu produk atau proses yang berguna untuk manusia.

Hak cipta merupakan salah satu dari hak kekayaan intelektual. Dan disini saya akan menjelaskan tentang apa itu hak cipta.

Hak cipta adalah hak yang dibuat untuk para pencipta untuk mengatur penggunaan hasil dari gagasan tau ide yang dituangkan. Para pencipta memiliki hak untuk memperbanyak ciptaannya, atau memberi izin kepada orang yang ingin menggunakan ciptaannya tersebut sesuai dengan perjanjian kedua belah pihak, dan membatasi penggandaan yang tidak sah. Hak tersebut telah dilindungi oleh adanya hukum tentang hak cipta.

Hukum yang mengatur tentang undang-undang hak cipta terdapat padaUndang-undang Nomor 19 tahun 2002 yang berisikan tentang arti dari hak cipta adalah “hak eksklusif bagi pencipta atau penerima hak untuk mengumumkan atau memperbanyak ciptaannya atau memberikan izin untuk itu dengan tidak mengurangi pembatasan-pembatasan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku”.

Bagaimana hak cipta itu diperoleh?

Setahu saya hak cipta diperoleh apabila suatu ciptaan mengandung keahlian, keaslian, dan usaha. Artinya si pengarang mempunyai mempunyai data-data asli. Dan apabila di tes ulang sipengarang mengerti apa yang dia buat. Apabila semua sudah terbukti si pengarang sudah mempunyai hak cipta.

Apa yang dijadikan sebagai penanda hak cipta?

Suatu ciptaan harus disertai dengan pemberitahuan hak cipta seperti yang saya sering lihat pada buku. Di buku sering tertulis sebuah huruf c di dalam lingkaran (yaitu lambang hak cipta, ©), atau kata “copyright“, yang diikuti dengan tahun hak cipta dan nama pemegang hak cipta. Itu artinya bahwa buku tersebut berhak cipta.

Sampai kapan jangka waktu perlindungan hak cipta ?

Yang saya baca dari artikel artikel tentang hak cipta, jangka waktu hak cipta di Indonesia itu sepanjang hidup penciptanya ditambah 50 tahun atau 50 tahun setelah pertama kali diumumkan atau dipublikasikan. kecuali 20 tahun setelah pertama kali disiarkan untuk karya siaran, atau tanpa batas.

Pada dasarnya hak cipta itu lebih diutamakan kepada penerbit suatu karya bukan untuk pengarangnya. Karena mereka sudah mengeluarkan dana yang banyak untuk menerbitkan karya tersebut. Buat pengarang menurut pendapat saya hak cipta itu digunakan untuk menghargai hasil karya atau karangan yang telah dibuat si pengarang. Rasa kepuasan apabila orang lain telah mepopulerkan hasil karyanya tanpa menghilangkan siapa nama pengarangnya.

Berbeda dengan tindakan “PLAGIAT”, banyak orang yang melakukan plagiatisme dengan alasan “ saya terinspirasi dengan hasil karya tersebut” padahal terlihat dengan jelas hasil karya tersebut sama percis dengan hasil dari pengarang aslinya walaupun dibedakan sedikit. Contohnya seperti pada dunia musik kita.  Banyak pemusik yang melakukan tindakan plagiat dengan alasan yang saya jelaskan diatas yaitu kata TERINSPIRASI walaupun dibedakan  pada lirik lagunya atau video clipnya atau yang lainnya. Berati terinspirasi dengan plagiat itu beda tipis dong yah?? Yaaa hanya orang-orang yang mempunyai akal sehatlah yang mengerti arti dari masing-masing kata tersebut.

Contoh lainnya lagi seperti pada buku. Saya teringat pada perkataan guru saya pada saat saya duduk di bangku SMA. Guru saya pernah meyuruh saya dan murid yang lain untuk mengharuskan membeli buku tetapi saya dan sebagian dari murid yang lain tidak mampu untuk membeli buku tersebut dikarenakan harganya yang mahal. Akhirnya kami berniat untuk memfotocopy buku tersebut dengan meminjam buku dari gurunya, kata guru saya, kalian boleh saja memfotocopy buku tersebut tetapi harus berhati-hati karena banyak para tukang foto copy yang memperbanyak hasil foto copyan tersebut untuk dijual dengan harga yang lebih murah dibanding harga aslinya kepada orang lain dengan cara si tukang foto copy tersebut menyimpan data dari buku tersebut di mesin foto copyannya lalu di foto copy perbanyak. Itu sama saja dengan tindakan membajak hasil karya orang lain.
yang masih saya bingungkan kita yang memfotocopy tersebut termasuk tindakan plagiat juga tidak yah? Atau si orang yang telah memfoto copy hasil karya orang lain untuk tujuan memperkaya diri sendiri? Senadainya si pengarang aslinya mengetahui tindakan tersebut mungkin akan di bawa ke jalur hukum. Dan disitulah hukum hak cipta berperan karena dipergunakan oleh si pengarang aslinya.

MEREK

Merek menurut Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang No. 15 Tahun 2001 adalah adalah suatu tanda yang berupa gambar, nama, kata, huruf-huruf, angka-angka, susunan warna, atau kombinasi dari unsur-unsur tersebut yang memiliki daya pembeda dan digunakan dalam kegiatan perdagangan barang atau jasa.

Hak atas merek adalah hak eksklusif yang diberikan oleh Negara kepada pemilik merek yang terdaftar dalam daftar umum merek untuk jangka waktu tertentu dengan menggunakan sendiri merek atau memberikan izin kepada pihak lain untuk menggunakannya.

Konsep Dasar Pemberian Hak atas Merek

Konsep dasar pemberian hak atas merek adalah bahwa merek termasuk  obyek hak kekayaan intelektual di bidang industri. Merek, sebagai hak milik yang timbul atau lahir karena kemampuan intelektual manusia melalui daya cipta dan karsa, yang untuk menghasilkannya memerlukan pengorbanan tenaga, pikiran, waktu   dan biaya, menjadikan karya yang dihasilkan mempunyai nilai. Nilai ekonomi yang melekat pada hak milik itu menimbulkan konsepsi kekayaan (property). Dengan konsep kekayaan, maka HKI perlu diberi perlindungan hukum dan hak. Dan, oleh si pemilik hak itu perlu dipertahankan eksistensinya terhadap   siapa saja yang menggunakannya tanpa ijin.  Merek tanpa sertifikat pendaftaran tidak akan dilindungi oleh undang-undang HKI.

Merek digunakan untuk sebagai tanda pengenal. Maksudnya perusahaan mengenalkan suatu barang yang telah dihasilkannya kepada masyarakat. Seperti pada nama orang, apabila orang tersebut ingin diperhatikan orang yang dituju pastinya dia akan mengenalkan siapa nama dia kepada orang yang ditujunya. Sama seperti pada merek, apabila perusahaan ingin produknya diperhatikan orang lain pastinya dia akan mengenalkan nama produknya atau merek dri produk tersebut melalui media masa kepada orang yang dituju yaitu konsumen.

Merek itu lah yang dapat dijadikan konsumen untuk membedakan suatu produk yang satu dengan produk yang lainnya, karena dengan adanya merek para konsumen dapat mengingat mana produk yang disukainya. Supaya pada saat si konsumen itu hendak membeli suatu barang misalnya deterjen pencuci baju, si konsumen langsung ingat bagaiamana gambarnya, tulisannya, warnanya dan sebagainya karena nama-nama merek deterjen itu banyak sekali. Merek dapat membangun image baik dan buruk suatu perusahaan. Misalanya nama pada merek yang kata-katanya bisa dibilang anak zaman sekarang menyebutnya “alay” dan mengikuti nama merek sebelumnya walaupun di beda-bedakan pada nama, huruf tetapi konsepnya sama percis dengan merek yang lebih dahulu dipromosikan akhirnya mengakibatakan image suatu perusahaan dinilai buruk.

Tujuan dari pembuatan merek yaitu untuk alat mempromosikan suatu produk. Tanpa merek perusahaan tidak dapat mempromosikan produknya kepada masyarakat. Selain itu merek juga dapat mencegah orang berbuat curang dan bersaing secara tidak sehat.  Meskipun persaingan dalam dunia usaha adalah hal biasa, namun merek dapat mencegah terjadinya hal-hal yang dapat merugikan pihak lain.

Dari promosi tersebut si konsumen dapat melihat bagaimana mutu produk tersebut. Dengan cara si konsumen melihat produk tersebut sedang gencar-gencarnya di media masa atau tidak. Karena di masyarakat apabila ada satu orang yang telah mempromiskan suatu produk dengan bilang produk yang bemerek ini bagus untuk digunakan lalu selanjutnya berita itu akan menyebar akhirnya banyak orang yang menggunakan produk tersebut. Sehingga perusahaan melakukan periklanan dengan gencar-gencarnya. Dan si konsumen tersebut biasanya melihat produk dari merek tersebut harganya mahal atau tidak, karena harga juga menjamin kwalitas suatu barang.

Dari kwalitas itulah si konsumen selalu mengingat nama mereknya. Apabila nama merek tersebut disertai nama daerahnya maka si konsumen mengetahui darimana produk yang disukainya itu berasal.

Yang saya jelaskan dari pembahasan di atas itu merupakan fungsi-fungsi dari merek. Ternyata fungsi-fungsi tersebut salaing berkaitan satu sama lain.

Sistem Pendaftaran Merek

Apa fungsi pendaftaran merek? Pendaftaran merek penting dan disyaratkan oleh undang-undang bahwa merek harus di daftar. Selain berguna sebagai alat bukti yang sah atas merek terdaftar, pendaftaran merek juga berguna sebagai dasar penolakan terhadap merek yang sama keseluruhannya atau sama pada pokoknya yang dimohonkan oleh orang lain untuk barang atau jasa sejenis. Dan, sebagai dasar mencegah orang lain memakai merek yang sama pada pokoknya atau secara keseluruhan dalam peredaran barang atau jasa.

Perlindungan hukum terhadap merek diberikan melalui proses pendaftaran. Undang-Undang No. 21 Tahun 2001 tentang Merek menerapkan sistem  konstitutif. Artinya, hak atas merek diperoleh karena proses pendaftaran, yaitu pendaftar merek pertama yang berhak atas merek.

Waktu perlindungan Merek

Suatu merek yang sudah terdaftar dan bersertifikat dilindungi selama 10 tahun dan berlaku dari sejak tanggal penerimaan pendaftaran merek. Waktu ini dapat diperpanjang lagi atas permohonan si pemilik selama waktu yang sama selama merek tetap digunakan dalam dunia bisnis. Permohonan  perpanjangan diajukan dalam jangka waktu 12 bulan sebelum berakhir jangka waktu perlindungan merek yang sudah terdaftar. Bila selama 3 tahun berturut-turut merek tidak digunakan akan batal.

.Jenis- Jenis Merek

  • Merek Dagang

Merek dagang adalah merek yang digunakan pada barang yang diperdagangkan oleh seseorang atau beberapa orang secara bersama-sama atau badan hukum untuk membedakan dengan barang-barang sejenis lainnya.

  • Merek Jasa

Merek jasa adalah merek yang digunakan pada jasa yang diperdagangkan oleh seseorang atau beberapa orang secara bersama-sama atau badan hukum untuk membedakan dengan jasa-jasa sejenis lainnya.

  • Merek Kolektif

Merek kolektif adalah merek yang digunakan pada barang dan/atau jasa dengan karakteristik yang sama yang diperdagangkan oleh beberapa orang atau badan hukum secara bersama-sama untuk membedakan dengan barang dan/atau jasa sejenis lainnya.

Persyaratan Permohonan Hak Merek

1. Mengajukan Permohonan ke Dj HKI/Kanwil secara tertulis dalam bahasa Indonesia dengan melampirkan :

  • Foto copy KTP yang dilegalisir. Bagi pemohon yang berasal dari luar negeri sesuai dengan ketentuan undang-undang harus memilih tempat kedudukan di Indonesia, biasanya dipilih pada alamat kuasa hukumnya;
  • Foto copy akte pendirian badan hukum yang telah disahkan oleh notaris apabila permohonan diajukan atas nama badan hukum;
  • Foto copy peraturan pemilikan bersama apabila permohonan diajukan atas nama lebih dari satu orang (merek kolektif);
  • Surat kuasa khusus apabila permohonan pendaftaran dikuasakan;
  • Tanda pembayaran biaya permohonan;
  • 25 helai etiket merek (ukuran max 9×9 cm, min. 2×2 cm);
  • surat pernyataan bahwa merek yang dimintakan pendaftaran adalah miliknya.  

2. Mengisi formulir
3. Membayar biaya permohonan pendaftaran merek.

PATEN

Setelah saya menjelaskan tentang Hak Cipta lalu Merek dan sekarang saya akan menjelaskan tentang Paten.

PATEN merupakan salah satu dari Hak Kekayaan Intelektual. Arti dari paten itu yaitu hak kepimilikan yang diberikan pemerintah untuk melindungi suatu ide yang dituangkan seseorang dalam membuat suatu karya. Berbeda dengan Hak Cipta, hak citpa itu diberikan hanya untuk melindungi suebuah karya. Orang lain dapat menggunakan atau membuat suatu karya yang mempunyai fungsi atau cara bekerjanya yang sama tetapi tidak pada karya yang mempunyai hak cipta. Sedangkan pada hak paten, tidak boleh ada seorangpun yang berhak membuat suatu karya yang fungsi dan cara kerjanya sama percis dengan karya yang sudah mempunyai hak paten. Karena hak paten tersebut terdapat dalam pasal  (UU 14 tahun 2001) yang isinya yaitu : (saya hanya sebutkan pasal 1 ayat 1-5).

Pasal 1 ayat 1  : Paten adalah hak eksklusif yang diberikan oleh Negara kepada Inventor atas      hasil Invensinya di bidang teknologi, yang untuk selama waktu tertentu melaksanakan sendiri Invensinya tersebut atau memberikan persetujuannya kepada pihak lain untuk melaksanakannya.

Pasal 1 ayat 2  : Invensi adalah ide Inventor yang dituangkan ke dalam suatu kegiatan   pemecahan masalah yang spesifik di bidang teknologi dapat berupa produk atau proses, atau penyempurnaan dan pengembangan produk atau proses.

Pasal 1 yata 3  : Inventor adalah seorang yang secara sendiri atau beberapa orang yang secara bersama-sama melaksanakan ide yang dituangkan ke dalam kegiatan yang menghasilkan Invensi.

Pasal 1 ayat 4  : Pemohon adalah pihak yang mengajukan Permohonan Paten.

Pasal 1 ayat 5  : Permohonan adalah permohonan Paten yang diajukan kepada Direktorat   Jenderal.

Isi dari pasal tersebut menjelaskan tantang Invensi yaitu hasil pemikirian atau ide dari seseorang yang dituangkan pada suatu kegiatan yang menghasilkan sutau karya dalam pemecahan suatu masalah. Orang yang melaksanakan ide tersebut secara sendiri atau beberapa orang disebut sebagai Inventor. Seperti contoh pada obat-obatan, untuk menyelesaikan atau menyembuhkan suatu penyakit maka dibuatlah obat dari seorang ahli ilmiah yang belum pernah dibuat sebelumnya dari orang lain. Dan obat itulah merupakan hasil dari ide si ahli ilmiah tersebut. Lalu pemerintah memberikan hak ekslufis kepada si pembuat obat tersebut untuk memberi persetujuan kepada pihak lain untuk mengkomersilkan hasil penemuannya  atau melaksanakan sendiri hasil penemuannya itu.

Pemerintah sebenarnya juga mempunyai tujuan lain dengan di adakannya pemberian hak paten, yaitu untuk membuat orang lain berlomba-lomba menghasilkan suatu karya ilmiah yang belum pernah dibuat sebelumnya karena hasil penemuannya itu dapat mendatangkan keuntungan baik secara materil maupun non materil untuknya.

Berdasarkan artikel yang saya baca, saat ini terdapat beberapa perjanjian internasional yang mengatur tentang hukum paten. Antara lain, WTO Perjanjian TRIPs yang diikuti hampir semua negara.

Di indonesia apabila penemuannya ingin di hak patenkan ada beberapa syarat, yaitu :

  • Belum pernah di ungkapkan sebelumnya
  • mengandung langkah inventif (tidak dapat diduga sebelumnya)
  • Dapat diterapkan dalam industri

Sistem pemberian hak paten di Indonesia yaitu “First to File” yaitu siapa orang yang pertama kali mendaftarkan hasil penemunnya dan sudah memenuhi semua persyaratannya, dialah yang terdaftar sebagai pemilik hak paten. Tidak memandang siapa penemu aslinya. Bisa saja orang lain telah membajak hasil penemuannya itu dan langsung mendaftarkan hasil penemuannya tersebut, bisa dibilang hasil “penemuannya dari dokumen orang lain, bukan hasil dari otaknya sendiri”.

Hak paten memilki masa berlaku, masa berlaku hak paten “biasa” yaitu 20 tahun dan hak paten “sederhana” yaitu selama 10 tahun. terhitung sejak tanggal penerimaan dan jangka waktu tersebut tidak dapat diperpanjang.

Kesimpulan dari hak paten itu yaitu hak yang diberikan pemerintah untuk melindungi ide dari suatu karya agar tidak ada yang bisa membajak karya orang lain, karena hak paten tertulis dalam undang-undang 14 tahun 2001.

Penutup

Sekian penjelasan dari saya mungkin penjelasan dari saya menurut pembaca kurang lengkap, bahasa-bahasanya kurang efektif, membuat pembaca bingung untuk mnegerti tolong dimaafkan. Tulisan ini saya buat dengan maksud penyelesaian tugas softskill saya. Dan semoga tulisan ini bermanfaat untuk pembaca.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s